hey,
apa kau melihat nya?
disana, di pojok ruangan ini.
sesuatu meringkuk, tak jelas terlihat, ia tertutup bayangan.
hey, mungkin ia menangis.
tidak dia tertawa.
mungkin dia ...
mungkin dia ...
kasihan ya?
eh? kenapa?
dia mungkin terlupakan...
ya, semua kan bisa terlupakan,,
tapi, susah untuk melupakan.
kamu bodoh ya?
biarkan saja, jangan di lupakan
seperti kata pemilik kita,
"biar waktu yang menghapus nya"
pepohonan..
hai semua pa kabar??
met dteng di blogku~~
nih blog bwat ak ndongeng, n mencurahkan semua pendapatku tentang apa yang ada disekitarku.
jadi maklum kalo ceritanya aneh2.
hehe,maksih kalo ada yg baca, makasih jga kal cma lewat...
Tapi, meski begitu saya harap kalian meninggalkan jejak kalian OKE??
thanks all...
~Jati.R~
Noda
ini kisah sebuah boneka ku,,
boneka cantik, yang memikat setiap boneka - boneka pria untuk jadi pasangannya,,
di setiap pesta,, selalu berganti paangan,,
setiap hari,, jika ku lihat,, ia selalu di dampingi boneka pria yang berbeda,,
aturan,,
celaan,,
hinaan,,
makian,,
kalah dengan rasa yang ia sebut "cinta"..
ia, boneka cantik itu,,
menjadi ratu dengan seribu boneka menjadi pendampingnya,,
hingga, ia menghancurkan dirinya,,
semua orang ingat dia dengan kata "cinta" nya,,
kini ia menghilangkan diri,, entah dengan siapa...
entah apa dia bahagia,,
mungkin dia yang sering ber"pesta" itu,,
"bahagia" dengan seutai nyawa di badannya...
............................................................................................................................
kepada boneka ku yang kini telah menjadi ratu,,
"apa kau akan jadi seperti itu juga? "
Untitled
sebuah waktu dan jarak, seutas jalan dan sehelai keinginan.
helai itu jatuh pergi entah kemana, untuk itu aku tetap berdiam diri membiarkan waktu berjalan dengan jarakku yang semakin jauh dari mereka.
Lalu beberapa dari kalian berbalik dan menertawaiku, sebagian lagi acuh dan pergi menjauh.
di sampingku tak ada apapun, hanya sesosok bayang di tanah yang dingin.
setidaknya aku tidak merasa kesepian.
beberapa orang yang berjalan didepanku sudah berjalan jauh, beberapa ada yang sudah melewatiku lagi, dan salah satunya kamu.
apakah kamu akan berhenti dan menyapaku? hanya menyapa tanpa senyum?
atau seperti mereka dulu?
ini lucu, apa yang kulakukan kalau aku mereka dan melihat seseorang yang seperti diriku kini?
saat tersadar, aku sudah penasaran dan mulai berjalan pelan, dan kamu menyapaku.
ah? padahal aku baru berjalan sebentar, mungkin kau bosan lalu mengajakku bicara.
aku tak akan berharap padamu..
waktu berjalan cepat dan aku belum jauh dari tempat ku berhenti tadi, kau malas meladeniku yang berjalan pelan, muak dan menjauh. Saat aku berjalan tanpa mu banyak orang sepertimu menyapaku, bicara, dan sebagian meninggalkan..
dan kau didepan sana melihat, dan berjalan mendekat, menyamakan tempo denganku..
mau apa kau?
